Kalah dari Bima Perkasa Jogja, RANS PIK Ternyata Tak Didampingi Manajer dan Asisten Pelatih

Di balik kekalahan RANS PIK atas Bima Perkasa Jogja, Selasa (1/2/2022), ternyata manajer dan asisten pelatihnya tidak berada di lapangan. Hal tersebut dikarenakan manajer tim dan asisten pelatih dari RANS PIK Basketball dinyatakan positif Covid 19. Hasil tes PCR itu keluar pada 31 Januari 2022 dan IBL memutuskan untuk tidak memperbolehkan manajer tim dan asisten pelatih dampingi RANS PIK bertanding.

Beruntung, pemain tidak kontak dekat dengan yang terpapar sekaligus memperoleh hasil PCR negatif. Dengan hasil tersebut, RANS PIK dinyatakan sehat dan dapat bertanding. Dilansir , Alvin Indra dan Abrizalt Hasiholan selaku manajer tim RANS PIK basketball yang menerima hasil PCR positif.

Sementara itu hasil assesment menunjukan bahwa Alvin dan Abrizalt tidak melakukan kontak erat dengan pemain. Meski demikian, tetap kembali dilakukan tes kepada seluruh pemain RANS PIK Basketball. Hasilnya seluruh pemain dinyatakan sehat dan mengantongi ijin bertanding.

Selain itu, asisten pelatih Bambang Asdianto Pribadi, pelatih fisik Derry Drew, dan ofisal lainnya Fadly Sonjaya, Muslihudin, dan Panggih diduga memiliki kontak erat dengan Alvin dan Abrizalt. Akan tetapi, Pihak IBL belum mengijinkan untuk turun ke venue dan masih melakukan pengawasan. Kendati demikian, hasil negatif pun telah diperoleh dari tes PCR yang telah dilakukan oleh ofisial asisten pelatih RANS PIK.

Sementara itu, RANS turut mengistirahatkan Nuke Tri Saputra dan Otturay. Nuke dan Otturay mengeluhkan radang tenggorokan. Maka dari itu, guna menjaga agar dapat kembali sehat, maka pihak RANS memutuskan untuk mengistirahatkan keduanya.

Hingga kini, pihak IBL berikan pengawasan kepada pihak RANS agar mencapai kondisi yang lebih baik. Melihat kondisi tersebut, sayangnya RANS tak dapat berikan kemenangan pada pertandingan melawan Bima Perkasa. RANS harus akui keunggulan Bima Perkasa pada pertandingan hari ini, Selasa (1/2/2022).

Selisih cukup tipis sebenarnya RANS sempat bangkit jelang akhir pertandingan. Hingga akhirnya RANS harus menyerah dengan skor akhir 53 57 untuk kemenangan Bima Perkasa. Meski tak dapat raih kemenangan, harapan terpenting RANS saat ini adalah manajer tim, asisten pelatih, hingga pemain yang sakit segera kembali sehat.

Perihal terpapar covid 19, pun dialami oleh Pelita Jaya yang mana pemainnya masih dalam pengawasan. Tak hanya Pelita Jaya dan RANS, Indonesia Patriots pun turut terserang badai covid 19 hingga harus menunda seluruh pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.